Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

3 min read

Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba – Pada kesempatan ini Galerinfo akan membagikan pengetahuan mengenai Penyebab Komputer Mati. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan penyebab komputermati sendiri secara tiba-tiba dan cara menanggulanginya. Untuk lebih jelasnya simak artikel Galerinfo berikut ini.

Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

Komputer Anda mati sendiri dengan secara tiba-tiba saat dipakai tentunya membuat Anda kaget. Terlbih lagi bila mati tersebut saat Anda sedang mengerjakan pekerjaan namun belum di tersimpan atau save, tentu akan membuat kesal dan kecewa.

Dalam kasus yang seperti itu tentunya tidak sedikit yang mengalaminya. Bukan sekedar pada computer PC saja, laptop juga dapat mengalami hal yang serupa.

Sedangkan untuk penyebab mati computer itu beragam, bias dari computer yang sudah usia atau berumur lama samapi komponen yang terdapat pada computer mudah rusak dan system operasi yang bermasalah atau crash. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penyebab computer yang mendadak mati saat dipakai.

Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-tiba

Terdapat berbagai masalah yang dapat membuat computer mendadak mati saat dipakai. Mulai dari system operasi yang mengalami bug atau crash pada registernya. System operasi pada computer baik yang berupa laptop atau PC kebanyakan memakai OS Windows 7 samapai yang paling  terbaru.

OS Windows yang bermasalah umumnya dapat terjadi saat menginstal driver atau software tertentu. Dengan kesalahan ini dapat berimbas pada performa computer, dan fatalnya dapat membuat computer mati secara mendadak.

Selain permasalah dalam update atau install driver dan software. Windows dapat rusak sebab adanya virus yang menyerang OS. Namun biasanya Virus atau malware itu menyerang dalam jumlah yang banyak.

Baca Juga:  Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Tidak Terbaca Lengkap

Cara menanggulanginya bila telah terkena virus dapat dengan melakukan scanning yakni memakai antivirus yang terpercaya dan update.

Sementara itu bila Windows telah diselamatkan, maka cara terakhir yakni dengan melakukan installasi ulang pada computer Anda.

Dengan install ulang maka dapat dijamin bahwa computer yang mati dengan sendirinya tidak akan terulang kembali. Pasalnya, system akan menjadi kembali normal sedia kala.

Power Supply Sudah Rusak

Power Supply

Perlu diingat sebelum Anda menginstal ulang, langkah awal untuk mengecek kenapa computer mati dengan sendirinya saat dipakai yakni dengan memeriksa bagian komponen yang terdapat pada laptop atau PC.

Komponen yang perlu diperiksa yaitu pada bagian PSU atau power supply. Komponen ini sangat penting, sebab bila daya / tegangan kurang atau kualitas dari power supply tidak bagus, maka dapat berakibat fatal.

Mkasud dari power supply tidak bagus yakni komponen yang digunakan tdak sesuai dengan prosesor atau mainboard dari computer. Contohnya memakai AMD Ryzen Theadripper, jadi power supplynya harus mempunyai kualitas yang tinggi.

Computer mati dengan sendirinya sebab kekurangan daya dari power supply yang perlu diperhatikan. Masing-masing daor komponen pada computer tersebut mempunyai keperluan daya sendiri. Jadi, usahakan jangan sampai output daya PSU menjadi kurang dari kebutuhan komponen.

Cara memeriksa permasalahan itu cukup mudah, Anda hanya memeriksa power supply masi hidup atau mati. Selanjutnya perhatikan daya yang dibutuhkan pada computer. Bila dayanya kurang maka ada komponen power supply yang sudah rusak.

Bila power supply sudah diapstikan rusak atau kualitas telah menurun, maka ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru. Asalkan memiliki tegangan, kualitas dan ampere minimal sama dengan sebelumnya.

Prosesor Terlalu Panas

Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

Computer mati sendir secara tib-tiba dapat disebabkan juga karena prosesor mengalami terlalu panas atau overheat.

Baca Juga:  Contoh Program Pascal untuk Latihan Menjadi Programming

Sebagai informasi, kalau limitasi suhu pada tiap prosesor berbeda-beda. Ada yang mencapai batas maksimal 70 C samapi diata 100 C.

Lalu bagaimana memeriksa overheat dari prosesor? Anda dapat mengetahuinya dengan memakai software Core Temp atau HWMonitor. Kemudian periksa suhunya saat Full Load 100%, dapat digunakan dengan bermain game atau dengan menggunakan aplikasi berat.

Bila suhu dari prosesor overheat semisal di atas 80C, maka itu dapat jadi penyebabnya. Kemudian, bagaimana cara mengatasinya?

Langkah awal yakni dengan mengganti Thermal Paste Processor. Thermal Paste Processor adalah cairan seperti pasta atau odol yang berfungsi sebagai menghantarkan panas, antara processor dan kipas pendingin.

Thermal Pate Processor bila telah lama digunakan dapat kering, yang membuat penghantaran panas akan terganggu, yang pada akhirnya processor jadi overheat.

Langkah berikutnya dengan memeriksa HSP atau Heatsink FAN (kipas pendingin prosessor). Dengan rusaknya HFS akan berpengaruh yang dapat membuat computer mari sendiri saat dipakai.

Untuk memeriksanya pada bagian HFS yang rusak bias terlihat dari putarannya, bila tidak dalam kondisi tidak berputar sma sekalu Anda dapat melihatnya.

Bila tidak ingin menggani kipas itu, Anda dapat melakukan dengan memberikan debu yang ada pada kipas. Hal ini biasanya cuku manjur untuk dilakukan.

Setelah itu, Anda cek putaran RPM kipasnya bias dengan menggunakan aplikasi. Putaran itu jangan sampai dibawah 100 RPM, kecuali tidak dalam kondisi full load.

Selain membersihkan pada bagian kipas prosessor, jangan lupa pada bagian motherboars atau casing. Pasalnya, motherboard yang banyak debunya akan membuat computer Anda mati sendiri.

Untuk membersihkan debu itu dapat dengan memakai kuas atau compressor udara. Selain itu juga dengan memasang Dust Filter pada bagian tertentu, berguna dapat mengurangi debu yang masuk.

Baca Juga:  Cara Memperbaiki Flashdisk yang Tidak Dapat di Format

RAM Rusak

Komponen lainnya yang dapat membuat computer mati sendiri saat dipakai yakni pada bagian memory atau RAM. Ram sebdiri jarang sekali rusak, namun mubukan berarti tidak dapat rusak.

Umumnya RAM yang bermasalah saat computer menyalai yakni akan tampilan Bluescreen pada layar secara langsung. Namun kerusakan pada RAM dapat membuat computer mendadak mati dengan sendirinya saat booting.

Untuk ciri-ciri RAM yang rusak sangat mudah, saat dinyalakan maka speaker di dalam komputer akan berbunyi deep panjang.

Jika sudah seperti itu, maka cobalah dengan mengganti memori dengan yang lain, apabila sudah diganti komputer bisa menyala maka sudah dipastikan ada masalah pada RAM.

Namun sebelum membeli RAM yang baru atau bekas, sebaiknya bersihkan terlebih dulu bagian kuningannya. Siapa tahu setelah dibersihkan RAM akan kembali bekerja.

Selain RAM, komponen lainnya yang bisa membuat komputer mati sendiri adalah VGA yang sudah rusak. Atau bisa juga dari motherboard yang sudah tidak bekerja dengan optimal alias sudah rusak.

Demikian penjelasan mengenai Penyebab Komputer Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.